Laman

Mhd Riva'i SyafPutra

Jumat, 18 April 2014

Membaca Penting Untuk Semua Orang

Sekarang, saya percaya membaca adalah hal yang penting bagi semua orang. Saya juga percaya membaca adalah hal yang penting bagi semua usia (sejak bisa membaca). Dari mana keyakinan ini muncul? Mari kita
lihat perkembangan zaman dan orang-orang sukses di zaman itu. Hingga saat ini, perubahan zaman telah terjadi dalam empat era yakni Agraris, Industri, Informasi dan Konseptual. 
Membaca memperkaya imajinasi

Era Agraris
Pada zaman agraris, orang-orang yang sukses adalah mereka yang punya tanah yang luas, yang memampukan mereka untuk bercocok tanam dan menjual hasil panen. Mereka yang menjadi penguasa adalah para tuan tanah. Pada zaman ini manusia dikotak-kotakan dengan kasta kaya, menengan dan miskin. Mereka yang masuk ke kasta miskin, tidak akan bisa naik ke kasta kaya begitu juga keturuanannya.
 
Era Industri
Lalu, pada zaman industri sekitar tahun 1750an muncul mesin uap untuk pertama kalinya di Inggris oleh peneliti. Duplikasi produk semakin cepat dan tenaga kerja semakin murah. Pada zaman industri orang yang sukses ditandai dengan tingginya pendidikan mereka. Semakin tinggi pendidikan yang dimiliki seseorang semakin baik kondisi ekonomi dan kehidupannya. Era ini memungkinkan perubahaan status dari kasta miskin menjadi kasta kaya yaitu dengan sekolah setinggi-tingginya.
 
Era Informasi
Pada tahun 1989, tembok Berlin runtuh merupakan tanda-tanda berakhirnya era industri dan munculnya era informasi yang |ditandai dengan munculnya teknologi komputer dan internet. Mereka yang berkuasa pada zaman ini merupakan mereka yang menguasai informasi. Di zaman ini, sukses bisa dicapai tanpa memandang bulu, pendidikan, bahkan usia. Bill Gates dengan Microsoftnya, Sergey Brin dan Larry Page dengan Googlenya, Mark Zuckeberg dengan Facebook, di Indonesia ada Andrew Darwis dengan Kaskus. Siapa pun yang menggengam informasi mereka yang menang. Goliath yang berukuran besar mampu dikalahkan oleh David yang berukuran kecil. 
 
Era Konseptual
Sekarang, seiring dengan banyaknya informasi dan siapa pun bisa mendapatkan informasi dengan mudah salah satunya melalui Google.com. Hal ini berakibat punya informasi saja tidak cukup untuk sukses. Tetapi bagaimana kita mengelola informasi menjadi sebuah konsep yang akan membuat kita sukses. Sekarang kita sudah berada di era konseptual. Di era ini, siapa pun yang memiliki konsep yang bagus dapat memenangkan persaingan. Di era konseptual, orang-orang kreatif yang berkuasa. Di era ini, orang dari kasta miskin pun bisa meroket lebih ke kasta yang lebih tinggi dibandingkan era-era sebelumnya. Contohnya, jika Anda tahu game "Flappy Bird", pembuat game ini bukanlah seorang programmer kelas kakap. Namun dengan kreativitasnya dalam membuat game |sederhana tetapi seru, dia mampu menghasilkan penghasilan dari iklan Rp 600.000.000 per hari.


Sadar atau tidak, suka atau tidak, mau atau tidak mau zaman terus berubah. Mulai dari era agraris hingga era konseptual dan ke depannya dunia akan terus berkembang dan zaman berubah. Jika kita tidak mengikuti perkembangan
zaman, hanya tunggu waktu saja untuk ketinggalan. So, jika kita ingin sukses, tidak ada jalan lain selain mengikuti perkembangan zaman.
Bagaimana mengikuti perkembangan zaman? BELAJAR!Jadilah PEMBELAJAR SEUMUR HIDUP, salah satunya adalah dengan terus membaca. Siapa pun Anda, membacalah. Berapa pun usia Anda membacalah.Saya pernah membaca sebuah quote yang berbunyi seperti ini:"If you stop growing, you start dying" Quote itu sangat bagus, tetapi saya masih berpikir ada yang kurang. Saya berinisiatif untuk menambahkannya menjadi seperti ini:

"If you stop learning, you stop growing.
If 
you stop growing, you start dying".

Tidak ada komentar: