Laman

Mhd Riva'i SyafPutra

Jumat, 21 Maret 2014

apakah KEGENIUSAN anak telah hilang,, ???

Ternyata, anak dilahirkan genius, tapi kita
menghabiskan 6 tahun pertama mereka
mendegeniuskan mereka. Mendegeniuskan berarti
menurunkan tingkat kegeniusannya. Siapa 'kita'
yang dimaksud Fuller? Ada 2 figur yang paling
berpengaruh dalam perkembangan anak, yang
pertama adalah Orangtua setelah itu Guru.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana cara kita
mendegeniuskan anak?

Sebenarnya, hal itu tidak terjadi tanpa disadari.
Salah satunya adalah dengan terus menerus
melontarkan kalimat negatif kepada mereka,
seperti "kamu bego banget sih", "gitu aja gak bisa",
"bodoh!", dan lain-lain.

Jack Canfield, "The average child (6-8 years old)
hears 460 negative statements statements per day
to only 75 positive statements". Dari penelitian
yang dilakukan Jack, disimpulkan bahwa dalam 1
hari, seorang anak (usia 6-8 tahun) rata-rata
mendapatkan 460 ungkapan negatif dan hanya 75
ungkapan positif. Bayangkan, itu hanya 1 hari.
Berapa banyak ungkapan negatif dalam 1 minggu?
1 bulan? 1 tahun? Silahkan Anda kalikan sendiri.

Tanpa disadari, segala ungkapan yang dimaksud
memotivasi anak untuk menjadi lebih baik, malah
menghancurkan kegeniusan anak.

Banyak orangtua yang tidak sadar, bahwa "80%
masalah belajar anak disebabkan oleh emosi
negatif", Gordon Stokes. Itu kabar buruk. Tapi kabar
baiknya, dengan menghilangkan 80% masalah
belajar itu, maka sisa 20% masalah teknis yang
harus dibereskan.

Tidak ada komentar: